Makassarcerdas.com, Yogyakarta-IKAMI SULSEL Cabang D.I. Yogyakarta mengadakan Dialog Budaya dengan topik “Pengaruh Latar Belakang Budaya SULSEL Terhadap Tanggung Jawab Sosial Mahasiswa Dalam Arus Globalisasi” di Asrama Mahasiswa Provinsi Sulawesi Selatan Wisma Sawerigading, Kamis (25/05).

Dialog Budaya ini diragkaikan dengan malam penutupan Pekan Olahraga Sulawesi Selatan (POS IKAMI 2017) yang diselenggarakan 13-24 Mei 2017.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh puluhan peserta yang terdiri dari mahasiswa, tamu undangan serta Kerukukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS DIY).

“Kegiatan semacam inilah yang harusnya diupayakan rutin diadakan IKAMI SULSEL DIY, sembari sebagai bentuk kegiatan pendidikan dan pengajaran budaya, juga dapat mempererat tali silaturahmi dengan melalui lomba olahraga”. Kata Bapak Ahmad Husain selaku Ketua KKSS DIY.

“Berbicara mengenai budaya Sulawesi Selatan, tidak terlepas dari falsafah sirina pacce, namun hal itu harus diredefenisi mahasiswa sekarang. Yang dulunya berjuang dengan ujung badik, sekarang harusnya dengan ujung pena”. Ungkap Dr. Ahmad Sahide, S.Ip., M.A, penggiat Komunitas Belajar Menulis (KBM) Yogyakarta yang sekaligus sebagai pembicara malam itu.

Disisi lain, pembicara Irfan Palippui yang tengah menjalani studi doktoral di Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta di awal Dialog sontak mengomentari sikap PB IKAMI yang mengecam penghina wapres. Menurutnya budaya inilah yang masih kerap dipertahankan, istilahya Patron-Klien. Begitulah kira-kira, sebagaimana PB IKAMI SULSEL yang selalu absen memperjuangkan ketidakadilan di sekitarnya bahkan memperjuangkan hak sendiri amatlah sulit, lalu tiba-tiba menyerukan untuk membela tuan (patron). “Mahasiswa sekarang memang patut meredefinisi budaya yang kian hari berubah yang disebabkan suatu negosiasi, salah satunya budaya Patron-Klien ini. Reproduksi wacana ini terus terpelihara, dan kadang kita lupa, bahwa sebelum itu ada momen revolusioner terjadi sebelum kontrak sosial terealisasi”. Ungkapnya.

Di penghujung acara juga terdapat penampilan tarian adat Sulawesi Selatan oleh Tim Kesenian IKAMI SULSEL DIY yang merupakan sajian hiburan pada malam itu serta penerimaan hadiah bagi juara-juara lomba dalam Pekan Olahraga Sulawesi Selatan.

B U S R I
#BeSmartBeSafe

Comments

comments

Load More By MakassarCerdas
Load More In Warganet

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also

Iklan Layanan Masyarakat DPP FPBI -Jangan Buang Sampah ke Laut

Salam Bahari !!! Salam Bela Negara !!! Sampah Laut Semakin Menghawatirkan !!! Perilaku Bua…