Makassarcerdas.com,Yogyakarta – Puluhan mahasiswa Sulawesi Selatan yang berkuliah di Yogyakarta mengikuti diskusi film yang berjudul “Love In The Time Of Cholera”, diadopsi dari novel Gabriel Garcia Marquez. Film yang disutradarai Mike Newell ini dirilis pada Oktober 2007.

Diskusi film ini diberi nama “Friday Night Lights Movie” yang merupakan kerja sama Yayasan Colliq Pujie dan Forum 5 Asrama Provinsi, serta pengurus IKAMI SULSEL Cabang D.I.Yogyakarta.

Kegiatan diskusi ini diadakan setiap hari Jumat dalam selang 2 minggu sekali dan diadakan di 5 Asrama Provinsi Sulawesi Selatan yang berada di Yogyakarta. Diskusi kali ini merupakan diskusi yang ke-5 dan diadakan pada Jumat, 12 Mei 2017, pukul 19:00 WIB di Asrama Pemprov. Sulawesi Selatan Wisma Anging Mamiri, Jln. Johar Nurhadi No.9 Kotabaru.

Diskusi kali ini ini menghadirkan Irfan Palippui, Pegiat Sastra dan Budaya, yang saat ini berdomisili di Yogyakarta, sebagai pembicara. Beliau alumni Magister Ilmu Religi dan Budaya Universitas Sanata Dharma, dan sedang melanjutkan studi doktoral, prodi Seni Pertunjukan, Institut Seni Indonesia, Yogyakarta.

BACA JUGA : Catatan Sumir Tentang Cinta dan Penderitaan

Film ini mengisahkan tentang lovesickness seorang pecinta di tengah wabah kolera dan perang sipil di Kolumbia. Puncak kisah terjadi di saat tokoh Florentino berhasil mendapatkan kembali cintanya, Fermina, selepas penderitaan dan penantian panjangnya. Selama 51 tahun 9 bulan 4 hari diakuinya sebagai waktu di mana dirinya menanti dan tidak pernah berhenti mencintai bunga mahkotanya. Film ini mengambil latar tempat di Cartagena, tidak jauh dari Karibia.

“ Love in the Time of Cholera adalah upaya Mike Newell, Sutradara Film, menafsirkan cerita yang dibangun oleh sang penerima nobel sastra (1982) Garcia Marquez, meski gagal menghadirkan realisme magis sebagimana gaya bercerita Marquez dalam novel. Kata Irfan.

Acara yang sama akan kembali dilaksanakan dua minggu kedepan. “Ini merupakan bentuk kegiatan yang diharapkan dapat memicu kesadaran literasi mahasiswa Sulawesi Selatan yang sedang studi di Yogyakarta. Harapannya dapat terus berlanjut dan memompa semangat belajar mahasiswa asal Sul-Sel di rantau,” tutup Busri, panitia pelaksana, kepada makassarcerdas.com

 

Busri

 

#BeSmartBeSafe

 

Comments

comments

Load More By MakassarCerdas
Load More In Berita

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also

Iklan Layanan Masyarakat DPP FPBI -Jangan Buang Sampah ke Laut

Salam Bahari !!! Salam Bela Negara !!! Sampah Laut Semakin Menghawatirkan !!! Perilaku Bua…