MakassarCerdas.com, – Hujan deras yang turun sejak sore tadi tak mengurungkan semangat anggota Komunitas Peduli Anak Jalanan (KPAJ) Makassar untuk tetap berbagi dengan anak Jalanan Makassar. ‎Saat komunitas ini berkumpul di bawa kolong Flyover jalan Urip Somohrajo, Makassar‎.

Kali ini komunitas KPAJ kembali menggelar beberapa lomba dan permainan anak-anak tempo dulu yang jarang lagi dimainkan diera modern ini.

Permainan ini melibatkan beberapa anak jalanan yang biasa mangkal di sekitar jalan itu.

Seperti yang terlihat, sore tadi, di kolong Flyover, terlihat anak-anak ini mengikuti permainan ular naga yang dibuat oleh komunitas ini. Mereka dibimbing oleh dua anggota komunitas KPAJ. ‎Anak-anak ini tampak antusias mengikuti permainan.

Sesekali terdengar riuh suara canda tawa dari anak-anak saat berlarian mengikuti permainan.‎ Sehingga membuat sebagian pengguna jalan Urip Sumoharjo yang melintas menyempatkan diri ikut menonton.

Kegembiraan yang diperlihatkan oleh anak-anak jalanan dan anggota komunitas ini membuat pengguna jalan yang kebetulan singgah berteduh di bawa kolong flyover, larut dalam suasana kegembiraan anak-anak pada sore itu.

Anak-anak berbaris berjalan sembari dibimbing oleh salah satu anggota KPAJ mengelilingi permainan ular naga.

“Kita sebagai pemuda mengambil bagian untuk mencerdaskan anak bangsa. Mereka ketika tidak ada korelasi yang tak mendukung. Maka KPAJ mensinergikan antara pendidikan formal dan nonformal dengan cara-cara kretaif seperti ini,” ‎kata Ketua Tim Aksi, Risno yang ditemui di kolong Flyover, Jumat 5 Mei.

Menurutnya, pendidikan bukan untuk mendapat gelar saja. Tapi pendidikan untuk moral. Dan kepedulian antara sesama.

“Itu adalah manifestasi dari moral itu sendiri. Namun saya lihat kesadaran moral pemuda Makassar ‎sangat tinggi sekali untuk pendidikan. KPAJ telah berhasil membangun kebersamaan itu,” tambah pemuda asal kota Ambon yang baru saja bergabung di kominitas KPAJ ini.

Risno melanjutkan, selain memberikan permainan kepada anak-anak binaannya, pihaknya juga memberikan beberapa lomba untuk menyemarakkan aksi. Aksi ini merupakan aksi lanjutan hari pendidikan nasional di area BTP pacerakang Makassar 2 Mei yang lalu.

Disebutkan, Risnon, seperti lomba memasukan paku ke dalam botol, mengisi air ke dalam botol untuk mengeluarkan bola, mini gawang, dan makan krupuk.

‎”Ini adalah aksi lanjutan oleh kawan-kawan tim olah raga KPAJ. Kemarin itu aksi tim pendidikan di BTP yang bertepan dengan hari pendidikan,” tutur Risno.

Sementara itu, Ketua KPAJ Makassar, Andi Oby menuturkan, ‎aksi lanjutan ini dilakukan untuk bagaimana anggota komunitas menerapkan metode pendekatan terhadap anak-anak jalanan.

Selain itu, kata Dia, dengan adanya aksi kreatif seperti ini dapat pula mempererat hubungan silaturahmi sesama anggota bersama anak binaan.

‎‎”Yang ikut adik binaan Flyover sebanyak 20 anak. Kita juga Silaturahmi sesama anggota ‎dan adik-adik binaan Flyover,” kata Oby

Dikatakan, Oby selama 5 tahun terakhir, ada kesulitan tersendiri dalam melakukan pendekatan terhadap orang tua anak-anak yang tak tersentuh pendidikan ini.

Meski begitu, sudah ada ‎sekitar 13 anak binaanya yang sudah mampu membaca dan menulis. Bahkan, kata Dia, ada beberapa orang tua yang datang menyampaikan jika anak-anaka mereka sudah bisa bersikap sopan santun. Sejak mengikuti  pembinaan oleh komunitas ini.

“Misalkan etika anak tersebut ada perubahan walaupun secara tidak utuh. Kalau misalkan dia berbicara. Bahasa-bahasa kasar itu sekarang mulai hilang secara perlahan. Alahamdulillah sekarang ini, sudah ada perkembangan bagi anak-anak binaan seperti menegeja dan menulis,” tukasnya.

Nuraeni

#BeSmartBeSafe

Comments

comments

Load More By MakassarCerdas
Load More In Berita

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also

Iklan Layanan Masyarakat DPP FPBI -Jangan Buang Sampah ke Laut

Salam Bahari !!! Salam Bela Negara !!! Sampah Laut Semakin Menghawatirkan !!! Perilaku Bua…