Menemukan Petuah, Ihwal yang Tak Terbaca dari Sarung

Oleh : Jusiman Dessirua

1.

Pada mulanya adalah sarung, kemudia ia mengundang hujan.

Pohon- pohon beranak, ikan-ikan bersibak.

Mata air  mengalir sejauh-jauhnya, sederu-derunya.

2.

Pada mulanya adalah sarung, lalu muncul malu, pikir dan rasa.

Adat dan perihal-perihal sederhana yang patut dikenang.

3

Pada mulanya  adalah sarung, lalu tumbuh gedung-gedung, usir burung-burung,

Sarung sobek, kota kedinginan

4.

Pada mulanya adalah sarung

Apakah sarung ini? Atau sarung itu?
(telunjuk kekasihku bergerak-gerak gemeretak)

Bukan sayang.

Bukan sarung yang sering kita pakai tiap malam

Pula bukan sarung yang menutupi puting payudara dan kematianmu yang mengembang

Itu hanyalah kepingan-kepingannya.

 

Makassar, 02 februari 2016

 

  1. Tope : bahasa daerah komunitas suku Kajang Ammatoa yang bernama sarung

Comments

comments

Load More By MakassarCerdas
Load More In Literasi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also

Iklan Layanan Masyarakat DPP FPBI -Jangan Buang Sampah ke Laut

Salam Bahari !!! Salam Bela Negara !!! Sampah Laut Semakin Menghawatirkan !!! Perilaku Bua…