Makassarcerdas.com – Suatu ketika teman saya ke Makassar dan bertanya, ” Makanan apa sih yang paling populer di kota ini?” Coto! Kataku. “What, COTO!?” Tanyanya sambil garuk kepala.  “Apalagi?” KAPURUNG! Kujawab singkat, lalu membawanya mencicipi keduanya.

Selain sumpah pemuda 1928 dan kesamaan nasib rasa terjajah, soto-lah kemungkinan lainnya, yang menyediakan identitas serupa. Dari Aceh hingga Makassar makanan ini khas di masing-masing tempat, meski kita tahu Makassarlah satu-satunya menggunakan pengungkapan berbeda dari daerah lainnya. Kita dapat menemukan Soto Aceh, Soto Betawi, Soto Banjar, Soto Madura, Soto Lamongan, dll. Orang Makassar maunya berbeda, mereka menikmati santapan COTO. Tidak pakai S,  tetapi C. Mungkin karena daging yang digunakan adalah daging CAPI – sebutan Sapi di Makassar. Begitu guyonan  kebanyakan orang Makassar saat ditanya mengapa harus disebut coto dan bukan soto…he..he…tampil beda memaNN.

 

Di Makassar ada beberapa tempat rekomended untuk makanan satu ini. Sebut saja, Coto Gagak di Jalan Gagak; Coto Nusantara di Jalan Nusantara; Coto Daeng di Jalan Alauddin (dan beberapa cabang lainnya); Coto Paraikatte di Jalan Pettarani; dan masih banyak lagi.

Lalu, pernahkah anda mendengar Soto Maluku, Soto Kupang, atau Soto Papua? Beberapa orang menjawabnya, tidak! Lantas mengapa imajinasi identitasnya terhubung dengan Sumatera, Kalimantan dan Sulawesi? Rupanya, salah satu makanan populer di Sulawesi Selatanlah jembantannya. Kapurung. Makanan ini dikenal berasal dari tanah Luwu. Tanah kelahiran sang pecinta dan pemberani, Sawerigading. Makanan ini sangat khas dengan masyarakat Melanesia di Timur Indonesia. Di Papua dan Maluku makanan ini dikenal dengan nama PAPEDA. Sejenis bubur sagu yang disajikan bersama ikan tongkol dibumbui kunyit.

Menyantap Kapurung anda akan merasakan kesegaran makanan sehat. Di samping berisi sayuran sehat (kangkung, kacang panjang, jagung manis muda, bayam, terong, jantung pisang, dan tomat buah) ikan segar, juga seringkali disusupi campuran daging ayam, udang atau cumi.  Dan paling memikat lainnya adalah aroma khasnya serta sambal pedas dapat menjadi pilihan tersendiri.

Di Makassar ada beberapa tempat rekomended, yakni: RM. Aroma Luwu di Jalan Rajawali II, Aroma Palopo di Jalan Kasuari, dan beberapa titik lainnya. Hanya saja jika anda ingin merasakannya langsung di tanah lahirnya, datanglah ke Luwu atau ke Kota Palopo. Tempat rumah makan penyedia Kapurung yang paling sering dikunjungi di kota ini, antara lain: RM. Mandiri di Jalan Andi Djemma, dan Rumah Makan Kapurung di Jalan Nyiur.

 

[Narayata]

BeSmart BeSafe

Comments

comments

Load More By MakassarCerdas
  • Pisang EPE’

    Makassarcerdas.com – Apa bayangan anda ketika mendengar kata Makassar? Kasar! Anda s…
Load More In Beyond Makassar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also

Iklan Layanan Masyarakat DPP FPBI -Jangan Buang Sampah ke Laut

Salam Bahari !!! Salam Bela Negara !!! Sampah Laut Semakin Menghawatirkan !!! Perilaku Bua…